Rabu, 12 Agustus 2015

Rapat Panitia khusus (Pansus) 1 DPRD OKU bersama tim pemekaran kecamatan Kedaton di ruang anggaran DPRD OKU (11/8)
BATURAJA - Terkait adanya aspirasi masyarakat dari 8 Desa yang ada di Kecamatan Peninjauan untuk memekarkan diri menjadi Kecamatan Kedaton disambut oleh DPRD OKU agar rencana tersebut harus segera direalisasikan, bahkan rencana pemekaran tersebut merupakan sebuah harga mati yang harus dilaksanakan segera tanpa harus ditunda-tunda.
Melalui rapat Panitia khusus (Pansus) 1 DPRD OKU bersama tim pemekaran kecamatan Kedaton, sejumlah tokoh masyarakat, perangkat desa dari 8 desa yang berancana memekarkan diri, serta dihadiri juga oleh Asisten Pemerintahan Setda OKU, Mirdaili SSTP MSi, Camat Peninjauan Feri Iswan AP MSi. Selasa (11/8) di ruang anggaran DPRD OKU.
Rapat Pansus 1 DPRD OKU dalam pembahasan rencana Peraturan Daerah (Raperda) terkait pemekaran Kecamatan Kedaton, Pansus1 melalui Juru Bicaranya, Irsan menegaskan bahwa Raperda tentang pemekaran Kecamatan Kedaton merupakan harga mati yang harus segera dilaksanakan.
“Pemekaran Kecamatan Kedaton ini merupakan suatu harga mati bagi kami untuk segera dilaksanakan dan tidak boleh ditunda-tunda, dan kami sudah berupaya serta berusaha untuk mengikuti aspirasi masyarakat sebagai upaya pemekaran Kecamatan Kedaton,” tegasnya dimuka rapat.
Ditambahkan Irsan, upaya pihaknya dalam merealisasikan Raperda tersebut murni untuk kepentingan masyarakat bagi 8 desa diantaranya, Desa Kedaton, Bunglai, Kedaton timur, Kampai, Rantau panjang, suka pindah, lubuk kemiling, dan Desa sinar kedaton yang akan dimekarkan menjadi Kecamatan Kedaton.
“Pemekaran ini tidak ada kepentingan bagi kami, ini murni keinginan dari masyarakat agar ke 8 desa ini dimekarkan menjadi wilayah Kecamatan Kedaton,” katanya.
Sementara itu, ketua tim pemekaran Kecamatan Kedaton. Win Fauzi mengatakan bahwa usulan pemekaran Kecamatan Kedaton sudah digalakkan sejak tahun 2012 yang lalu, namun usulan terbit baru disampaikan ke DPRD OKU di tahun 2014 lalu.
“Semua persyaratan untuk memekarkan Kecamatan Kedaton ini sudah siap dan lengkap secara administrasi tidak ada lagi hambatan, tinggal menunggu pengesahan Perdanya,” jelasnya mengatakan bahwa jumlah penduduk Kecamatan Kedaton dari 8 Desa sebanyak 15.195 jiwa, dengan luas wilayah 326 KM Persegi.

Senin, 06 Juli 2015

Peta

BATURAJA – Ibukota Kecamatan Peninjauan Kabupaten Ogan Komering Ulu kembali melahirkan Kecamatan baru,setelah tahun 2003 melahirkan Kecamatan Sinar Peninjauan,kini bakal lahir lagi dari Induknya Kecamatan Kedaton.Rencana lahirnya Kecamatan Kedaton hasil Pemekaaran Kecamatan Peninjauan hampir di pastikan  mendapat restu dari Kemeterian Dalam Negeri Republik Indonesia,yang dalam waktu dekat akan menurunkan tim kelokasi.
Bupati OKU Drs H Kuryana Azis dalam kunjungan Safari Ramadhan sekaligus memperingati Nuzulul Qur’an di Masjid Al Ikhlas Desa Bunglai Kecamatan Peninjauan OKU Jumat (3/7).kemarin secara tegas mengatakan jika Kementerian Dalam Negeri sudah merestui pemekaran kecamatan Kedaton. “Saya sudah merimanya surat pemberitahuan dari Kemendagri beberapa waktu lalu, karenaitu Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OKU secepatnya akan membahas dan mempersiapkan penetapan pemekaran Kecamatan Kedaton ” terang Kuryana dihadapan ratusan jemaah yang langsung bersorak gembira.
Jika berdasarkan usulan Panitia yang disampikan ke Kemendagri,Kecamatan Kedaton akan memikiki 8 Desa dengan menetapkan Desa Kedaton sebagai ibu kota Kecamatan. Desa yang akan menjadi wilayahnya itumdi antaranya Desa Kedaton,Kedaton Timur,Sinar Kedaton,Sukapindah,Lubuk Kemiling dan Bunglai. “Segala hal menyangkut pemekaran itu sudah dipersiapkan. Alhamdulillah seluruh syarat menyangkut pemekaran wilyah baru ini sudah dilersialkan secara matang. Tinggal menunggu kunjungan tim dari Kemendagri saja” kata Kuryana.
Kerua Tim Pemrakarsa Pemekaran Kecamatan Peninjauan Win Fauzi di dampingi sekretaris Marwan, mengaku pihaknya juga sudah mendapat kabar baik tentang rencana lahirnya Kecamata. Kedaton  melalui Pemkab OKU.
“Tadi kita dihubungi Pemkab OKU, Informasi yang kami terima dalam waktu dekat tim dari Kemendagri akan turun ke lapangan, untuk mengecek kelengkapan persyaratan diantaranya lahan untuk perkantoran, berikut  data – data lain, kalau tidak salah tanggal (8/7) mendatang tim sudah kelokasi,” katanya. (adi)
Diberdayakan oleh Blogger.

BERITA TERBARU

Followers

Popular Posts

IKLAN

Pasang iklan disini

Our Facebook Page